Cara Menggunakan Pupuk Organik Cair

cara menggunakan pupuk organik cair

cara menggunakan pupuk organik cair

Cara Menggunakan Pupuk Organik Cair – Jika waktu dan cara penggunaan pupuk organik cair tidak dipahami dengan tepat, maka dapat berakibat pada menurunnya efektivitas pupuk yang diberikan terhadap pertumbuhan tanaman tersebut.

Umumnya, pupuk organik cair yang berupa produk kemasan, harus digunakan ke tanaman melalui cara penggunaan yang direkomendasikan oleh para ahli pertanian. Untuk mengaplikasikan pupuk organik cair sendiri bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara disiramkan ke media tanam, atau dengan cara disemprotkan langsung ke bagian daun.

Disiramkan memiliki tujuan selain diserap melalui akar juga untuk menghancurkan sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga tanah menjadi gembur kembali. Sedangkan, disemprotkan memiliki tujuan agar pupuk cepat masuk ke tanaman melalui lubang stomata pada daun sehingga cepat dipergunakan tanaman.

Pemberian pupuk organik cair melalui siraman atau semprotan, semua akan lebih baik jika tidak sekaligus semua dosis diberikan. Untuk lebih jelasnya, yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai cara menggunakan pupuk organik cair yang sudah agungkate.my.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

cara menggunakan pupuk organik cair

Sumber: https://unsurtani.com

Berikut Ini Waktu dan Cara Menggunakan Pupuk Organik Cair yang Benar

  1. Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan, ada beberapa pupuk organik cair kemasan yang perlu tambahan perekat namun ada juga yang tidak. Jadi, bacalah petunjuk pemakaiannya terlebih dahulu juga.
  2. Waktu untuk penyemprotan yang ideal yaitu: Pagi (06.00 – 09.00 WIB) dan Sore (16.00 – 18.00 WIB). Jangan lakukan penyemprotan ketika menjelang hujan atau ketika matahari panas terik atau malam hari saat tidak ada sinar matahari.
  3. Seandainya turun hujan 1 jam setelah penyemprotan selesai, maka penyemprotan tidak perlu diulang.
  4. Lakukan penyemprotan merata dengan diarahkan ke permukaan daun bagian bawah (telapak daun, bukan punggung daun).
  5. Seandainya menggunakan takaran tutup botol kemasan 1 liter, maka isinya setara dengan kurang lebih 10 cc. (bagian dalam yang berwarna merah atau hijau)
  6. Gandakan dosis jika melakukan penyemprotan pada batang dan penyiraman pada akar atau tanah.
  7. Untuk luasan lahan 1 hektar, sebaiknya membutuhkan 12 -15 tangki untuk setiap kali penyemprotan (tangki ukuran 14 liter).

Itulah cara menggunakan pupuk organik cair yang perlu Anda ketahui. Semoga ulasan artikel mengenai pemakaian pupuk organik cair diatas dapat bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba sendiri di rumah.

Baca Juga: Cara Menggunakan Daun Keji Beling