Cara Menggunakan Busur Derajat

cara menggunakan busur derajat

cara menggunakan busur derajat

Cara Menggunakan Busur Derajat – Busur derajat merupakan alat yang digunakan untuk menggambar serta mengukur sudut. Biasanya, alat ini berbentuk setengah lingkaran, namun terdapat juga busur derajat versi lingkaran penuh 360 derajat.

Cara menggunakan alat busur derajat relatif sangat mudah. Dengan belajar beberapa kali maka Anda akan langsung paham menggunakannya. Lalu, bagaimana cara menggunakan busur derajat? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah agungkate.my.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Cara Menggunakan Busur Derajat yang Benar

Mengukur Sudut dengan Busur Derajat

cara menggunakan busur derajat

1. Perkirakan Ukuran Sudut yang Anda Miliki

Sudut bisa diklasifikasikan dalam tiga kelompok: tumpul, lancip dan siku-siku. Sudut tumpul berukuran lebar (lebih besar dari 90 derajat), sudut siku-siku tepat berukuran 90 derajat (dua garis yang membentuknya saling tegak lurus), dan sudut lancip berukuran sempit (kurang dari 90 derajat).

Anda bisa mengidentifikasi kategori sudut yang ingin Anda ukur hanya dengan melihatnya. Menentukan kelompok sudut pada langkah pertama akan membantu Anda mengidentifikasi skala mana pada busur derajat yang harus digunakan. Sepintas, kita bisa mengetahui sudut tersebut tergolong lancip karena ukurannya kurang dari 90 derajat.

Baca Juga: Cara Menggunakan Bor Listrik

cara menggunakan busur derajat

2. Posisikan Pangkal atau Puncak Sudut yang Ingin Anda Ukur pada Titik Pusat (Pusat Busur)

Lubang kecil di pertengahan garis dasar busur derajat merupakan pangkalnya. Gambarlah puncak sudut berimpit dengan pusat persilangan pada pangkal tersebut.

3. Putarlah Busur Derajat untuk Membuat Salah Satu Kaki Sudut Berimpit dengan Garis Dasar Busur Derajat

Posisikan puncak sudut pada pangkal busur derajat, kemudian putarlah secara perlahan busur derajat sehingga kaki sudut tersebut jatuh di atas garis dasar busur derajat.

Garis dasar busur derajat sejajar dengan pinggiran busur derajat, namun garis dasar bukan pinggiran busur derajat yang rata tersebut. Garis tersebut membentang sampai ke titik awal skala pada kedua sisi (kiri dan kanan) dan garis dasar berimpit dengan pusat pangkalnya (pusat busur).

4. Ikuti Kaki Sudut (Garis) yang Berhadapan Naik ke Skala Ukuran pada Lengkung Busur Derajat

Seandainya garis tersebut tidak melalui lengkung busur derajat, perpanjanglah sehingga melewatinya. Untuk alternatif, Anda bisa meletakkan bagian tepi selembar kertas berimpit dengan kaki sudut (garis) kemudian memperpanjang garis tersebut sampai melewati lengkung busur derajat.

Angka yang dilalui oleh garis tersebut merupakan ukuran sudut dalam satuan derajat. Pada contoh di atas, ukuran sudut yaitu 60 derajat. Kita tahu untuk memakai skala yang lebih kecil, karena pada langkah pertama kita sudah menentukan bahwa ukuran sudut kurang dari 90 derajat.

Seandainya sudut tersebut tumpul, kita akan memakai skala yang menandai sebuah sudut lebih besar dari 90 derajat. Pada mulanya, skala pengukuran mungkin terlihat membingungkan.

Sebagian besar busur derajat mempunyai dua kisi penggaris yang berlawanan, satu kisi berada pada sisi sebelah dalam dan kisi yang lain di sisi sebelah luar. Desain itulah yang membuat alat ini mudah dipakai untuk mengukur sudut dari arah mana pun.

Baca Juga: Cara Menggunakan Pupuk Organik Cair

Menggambar Sudut dengan Busur Derajat

1. Gambarlah Sebuah Garis Lurus

Garis tersebut akan menjadi garis panduan sekaligus kaki pertama dari sudut yang ingin Anda gambar. Garis tersebut akan dipakai untuk menentukan posisi dimana Anda harus menggambar kaki sudut yang kedua.

Biasanya yang termudah yaitu menggambar garis lurus dalam posisi horizontal di atas kertas. Untuk menggambar garis tersebut, Anda bisa memakai pinggiran busur derajat yang rata. Panjang garis tidak ditentukan.

2. Posisikan Pangkal Busur Derajat pada Salah Satu Ujung Garis

Titik tersebut akan dijadikan puncak dari sudut yang akan Anda gambar. Pada kertas, tandai tepat pada titik puncak tersebut ditempatkan.

Anda tidak perlu menempatkan titik tersebut pada ujung garis. Titik bisa ditempatkan di mana pun sepanjang garis tersebut, namun lebih mudah hanya menggunakan ujung garis.

3. Carilah Nilai Derajat untuk Sudut yang Ingin Anda Gambar pada Skala Busur Derajat yang Tepat

Buatlah garis panduan tersebut berimpit dengan garis dasar busur derajat, lalu tandai kertas pada ukuran derajat yang Anda inginkan. Seandainya Anda ingin menggambar sebuah sudut lancip (kurang dari 90 derajat), maka pakai skala dengan bilangan yang lebih kecil.

Untuk sudut tumpul (lebih besar dari 90 derajat), maka pakailah skala dengan bilangan yang lebih besar. Perlu diingat, bahwa garis dasar sejajar dengan pinggiran busur derajat, namun garis dasar bukan pinggiran busur derajat yang rata tersebut.

Garis tersebut membentang sampai ke titik awal skala pada kedua sisi (kiri dan kanan) dan garis dasar berimpit dengan pusat pangkalnya (pusat busur). Pada contoh di atas, ukuran sudut yaitu 36 derajat.

4. Gambarlah Kaki Kedua untuk Menyelesaikan Sudut Tersebut

Hubungkan titik puncak dengan ukuran derajat yang sudah ditandai, untuk menggambar kaki kedua. Gunakan pinggiran busur derajat yang rata, penggaris atau tepi lurus dari alat lain.

Kaki kedua akan menyempurnakan sudut yang Anda buat. Untuk mengoreksi keakuratan sudut yang telah Anda gambar, gunakan busur derajat untuk mengukurnya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Daun Keji Beling