Cara Mengatur Suhu AC agar Hemat Listrik

cara mengatur suhu ac agar hemat listrik

cara mengatur suhu ac agar hemat listrik

Cara Mengatur Suhu AC agar Hemat Listrik – Anda pasti ingin tetap menghemat listrik saat menggunakan AC selama seharian penuh. Meskipun terdengar klise, namun hal tersebut bisa dilakukan, lho. AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan biasanya memakan daya yang cukup besar.

Pemakaian yang tidak sesuai kebutuhan atau kurang tepat akan menyebabkan dayanya lebih boros. Daya listrik yang dipakai untuk menyalakan AC bervariasi, antara 225 sampai 920 watt. Dalam kebutuhan rumah tangga, biasanya pendingin ruangan lah yang memakan daya listrik paling besar dalam pemakaian bulanan.

Agar pengeluaran bulanan tidak membengkak, maka Anda perlu mengatur suhu AC supaya hemat listrik. Bagaimana caranya? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai cara mengatur suhu AC agar hemat listrik yang sudah agungkate.my.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Beberapa Cara Mengatur Suhu AC agar Hemat Listrik

Sumber: https://review.bukalapak.com

1. Pastikan Ruangan Tertutup dengan Baik

Ventilasi atau jendela yang terbuka bisa dengan mudah meloloskan udara dari dalam ruangan ke luar akan membuat mesin bekerja cukup lama untuk dapat mendinginkan ruangan.

Hal ini mengakibatkan mesin harus bekerja terus dan lebih lama untuk mencapai posisi stand by. Sebisa mungkin, kurangi pula frekuensi membuka pintu pada saat AC sedang bekerja mendinginkan ruangan.

Baca Juga: Penyebab Kompresor AC Mati

cara mengatur suhu ac agar hemat listrik

Sumber: https://sharingelektronik.files.wordpress.com

2. Setel Suhu 23–25 Derajat Celsius

Pengaturan suhu yang rendah akan menyebabkan kompresor AC bekerja keras terus-menerus untuk mencapai suhu AC yang diinginkan. Jika Anda mempunyai kebiasaan mengatur suhu AC di bawah 23 derajat celsius, maka tidak mengherankan jika tagihan listrik akan selalu membengkak.

Aturlah temperatur AC pada kisaran 23–25 derajat celsius supaya lebih hemat energi. Sesekali ketika Anda ingin ruangan lebih sejuk, bolehlah atur suhu rendah. Namun, sesudah ruangan sejuk, ubahlah pengaturan ke suhu 23–25 derajat celsius.

Sumber: https://www.tokopedia.com

3. Pilih Mode Dry

Terdapat beberapa pilihan mode operasi pada AC. Biasanya tersedia mode “cool” dan “dry” pada AC yang dijual untuk daerah tropis. Fungsi Mode “cool” yaitu untuk mendinginkan ruangan. Sedangkan mode “dry” berfungsi untuk mengurangi kelembaban pada udara.

Mode “cool” akan lebih efektif mendinginkan ruangan apabila suhu luar sedang sangat panas. Tetapi, mode “cool” ini banyak memakai daya listrik, sebab kompresor akan terus berputar kencang hingga menjadi suhu dingin.

Nah, jika Anda kita sudah cukup merasa nyaman dengan suhu ruangan, Anda dapat mengganti ke mode “dry” akan membantu menghemat energi. Sebab, AC dapat bekerja tanpa menjalankan kompresor. Dengan mode ini, sirkulasi angin tidak putus dan suhu akan stabil. Tidak hanya itu, mode ini dapat mengurangi kelembaban udara.

Baca Juga: Kenapa AC Mengeluarkan Air?

Sumber: https://www.99.co

4. Sesuaikan Durasi Pemakaian dengan Kebutuhan

Terkadang AC menjadi boros energi, sebab sebagai pengguna, kita kurang bijak mengatur waktu penggunaan AC. Contohnya, apabila AC dipakai selama tidur, kita menyalakannya jauh sebelum waktu tidur dan tidak langsung mematikannya sesudah bangun tidur.

Tidak hanya itu, AC menyala saat kita sedang tidak menggunakan ruangan tertentu. Salah satu kunci menghemat energi listrik adalah penyesuaian durasi pemakaian dengan waktu menyalanya AC ini.

cara mengatur suhu ac agar hemat listrik

Sumber: https://www.daya.id

5. Lakukan Servis Perawatan Tiga Bulan Sekali

Jangan tunggu hingga AC rusak untuk menyervis barang elektronik yang satu ini. Perawatan secara rutin penting untuk menghindari kerusakan dini. Selain itu, membersihkan AC secara reguler juga bisa menghemat listrik.

Pasalnya, kerja mesin akan lebih berat pada saat AC kotor. Hal ini menyebabkan daya listrik yang diperlukan juga akan lebih tinggi.

Baca Juga: Apakah AC Boleh Nyala 24 Jam?